Abstrak

Penelitian tentang nasionalisme ini didasari oleh rasa keprihatinan yang dalam tentang kondisi politik Indonesia yang sepertinya telah “menyimpang” dari cita-cita ideal kebangsaan yang dicanangkan oleh the founding fathers, yang ditandai oleh upaya Aceh dan Papua untuk memproklamirkan kemerdekaan mereka terpisah dari Indonesia. Fokus penelitian tahun ini diarahkan pada permasalahan Aceh dan Papua, karena Aceh pasca MoU Perdamaian Helsinki masih menyimpan permasalahan nasional dan lokal yang belum terselesaikan, sementara kondisi Papua seperti ‘api dalam sekam’ yang perlu segera mendapatkan perhatian.

 

Baik orang Aceh maupun orang Papua menyimpan rasa ‘bukan bagian dari bangsa Indonesia’, walaupun kasus keduanya tidak sepenuhnya sama, mengingat adanya karakteristik-karakteristik lokal yang khas di masing-masing wilayah. Analisis historis, sosiologis dan hukum pada kajian permasalahan ‘nasionalisme Indonesia’ dan ‘nasionalisme-nasionalisme lokal’ disini dilakukan untuk memahami kembali “politik kebangsaan dari bawah”, agar bisa dicari solusi bagi permasalahan ‘nasionalisme’ di Aceh dan Papua, sehingga mereka tidak lagi merasa menjadi ‘orang lain’ dalam kehidupan kebangsaan dan bernegara di Indonesia. 

Koordinator   : Drs. Soewarsono, MA

Tim Peneliti :

  • Dr. Thung Ju Lan
  • Tine Suartina, SH, LLM